Sepenggal tentang si Diam dan Periang

Si diam yang selalu di temani oleh diamnya dan sunyinya.
tenggelam dalam halaman demi halaman buku yang terkadang tidak tidur dibuatnya
Jalan seorang diri tanpa ada yang menemani. Tak ada kegiatan selalin berpikir-berpikir dan berpikir
Penuh misteri dan keanehan yang nyata. Bahkan selalu di pandang aneh oleh setiap orang yang melihatnya, seakan hidupnya hanya sewarna.
Si Periang yang selalu bahagia dengan kehidupannya
Hidupnya yang selalu penuh warna, penuh kawan, dan penuh cerita. tertawa lepas seolah tak ada apa-apa, layaknya anak dengan kebahagiaan intesitas tinggi.
2 perbedaan yang tampak nyata diantara keduanya...
Si diam yang selalu tidak peduli dengan sekitarnya bahkan dengan dirinya sendiri, sedangkan Periang yang yang selalu peduli terhadap apapun termasuk kepada Si Diam.
Siapa yang akan khawatir dengan si Diam?
Siapa yang akan peduli dengan Si Diam?
Siapa yang akan memperhatikan Si Diam?
Siapa yang akan memikirkan Si Diam?
Perianglah jawabannya.
Periang yang diam-diam mengkhawatirkan
Periang yang diam-diam peduli
Periang yang diam-diam memperhatikan
Periang yang diam-diam memikirkan
Periang yang sadar tak sadar selalu melakukan hal itu
antara Si Diam dan Periang akan menjadi teka-teki yang nyata
bagaimana jika keduanya di satukan?
perbedaan sudah pasti tidak akan ada yang dapat mempersatukan
namun, perbedaan dapat melengkapi perbedaan yang lainnya
Diam itu Tenang
Periang itu peduli
Diam yang akan mengajarkan ketenangan
dan Periang yang akan mengenalkan kepedulian
Periang yang memandang Diam tidak dengan keanehan namun kebijaksanan
dan Diam yang akan memandang Periang dengan keistimewaan
suatu perbedaan yang saling melengkapi
sudah pastinya jika Diam dan Periang jika dipertemukan akan berkesinambungan
Sepenggal demi Sepenggal namun pasti, Diam dan Periang akanmembentuk kesempurnaan
Diam dan Periang, hanya soal waktu menyatukan mereka

Komentar

Postingan Populer